Kamis, 08 September 2011

Tentang Pemakaian Diaper

Masih tentang perawatan bayi,,,
Bunda yang baru pengalaman pertama merawat bayi,terkadang saat ingin memakaikan diaper suka ada yang komplain.
Seperti saya contohnya,
Supaya lebih bersih dan sehat, saya memilih untuk menggunakan Diaper sekali pakai saat anak saya baru lahir, alasannya, bukannya saya malas bangun untuk ganti popok, tapi anak saya itu diam dan gak nangis walaupun popoknya basah, jadikan kasihan, saya nggak tau, eh malah sampai pagi dia tidur dg popok basah. Habis saya susah dibangunin si kalo tidur.hehehe
Tapi ada aja komplain dari saudara-saudara yang sangat menyayangi anak saya,
Ada bilang,
nanti jadi jalannya jadi ngangkang karena selangkangan keganjal terus,ntar selangkangannya jadi hitam karena kegesek-gesek diaper terus, ntar jadi bodo lho soalnya kalo pipis langsung ditampung gitu jadi dia gak bisa bedain antara pipis atau enggak, ntar alat kelaminnya jadi lecet karna kena bahan kasar terus, karna ada bahan kimianya pasti jadi gak sehat dan aman buat bayi.
Nah, ini adalah jawaban menurut pengalaman saya selama 10 bulan merawat anak saya memakai popok sekali pakai.

Jalannya jadi ngangkang
Menurut saya, yang namanya bayi baru lahir sampai usia berjalan pasti posisi kakinya memang melengkung (O) saat tidur. Jadi pemakaian pospak tidak akan mempengaruhi bentuk kakinya. Pakai atau tidak, posisi kaki bayi memang seperti itu bentuknya.
Mungkin akan berbeda jika sampai usia 5 tahun bayi tetap pakai pospak, karena setelah bisa berjalan, otomatis dia merasa ada ganjalan ketika memakai pospak dan mempengaruhi jalannya. Tapi menurut saya, penggunaan popok sekali pakai itu kan paling hanya sampai saat bayi bisa berkomunikasi dan bicara keinginannya, artinya, kita nggak memakaikan pospak selama lima tahun kan(kecuali kalau malam hari bila anak ngompol)?.
Nah, Bayi usia lebih dari setahun kan pasti dah bisa berkomunikasi apakah dia mau pipis atau enggak, dan kalo bayi sudah bisa mengutarakan keinginan pipisnya, pasti nggak akan kejadian ngompol dan pemakaian pospak itu sudah bisa dihentikan.
jadi menurut saya, tidak akan mempengaruhi postur kaki bayi.
Anak saya juga sejak lahir pakai pospak, sekarang dia sedang belajar berjalan, dan jalannya juga nggak ngangkang tuh. biasa saja.

Selangkangan jadi hitam
Penyebab selangkangan hitam pada orang dewasa memang banyak disebabkan karena pemakaian jeans ketat dan tidak ada sirkulasi udara, tapi pemakaian diaper itu kan tidak ketat dan pospak telah dirancang sedemikian rupa untuk nyaman digunakan bayi agar kulit bayi bisa bernafas. Jadi gak akan deh kejadian selangkangan bayi menghitam.
Selama 10 bulan saya pakaikan pospak, kulit selangkangannya juga biasa saja, tidak terlihat menghitam atau lecet, paling kalo kesempitan, ada bekasnya sedikit.

Anak jadi bodo
ah, yang ini lagi..... manusia itu sudah diberi kecerdasan dan kepintarannya masing-masing. Pemakaian pospak tidak akan membuat bayi bodoh karena tidak bisa membedakan antara pipis atau tidak. Yang namanya bayi, belum bisa berpikir seperti kita orang dewasa, pengin pipis ya pipis, gak tau dimanapun juga yang namanya bayi tetep sama. Tapi seiring perjalanan waktu yang namanya bayi juga mengalami proses belajar. palagi kalo orang tuanya juga ikut mengajari dan membimbing, misalnya kalo diaper dilepasbayi dilatih pipis di kamar mandi.
Seiring bertambahnya usia, bayi pasti akan memiliki rasa risih ataupun tidak nyaman dengan pospaknya yang membuat dia sudah enggan dipakaikan pospak, kemudian lebih memilih mengenali rasa ingin pipisnya dari pada harus pakai pospaknya.
Seperti anak saya,
Setelah masuk usia 6 bulan, dia sudah tidak pipis ketika tidur. Pokoknya kalo mata merem aja, dia nggak mungkin pipis. Malah dia sudah tidak mau pake diaper kalo malam hari. Nah untuk menyiasatinya, saat mau tidur saya bawa dia ke kamar mandi, saya ajarkan untuk pipis, setelah pipis baru tidur, begitu juga saat bangun, saya langsung bawa ke kamar mandi supaya pipis. Soalnya tiap bangun tidur langsung currrr.....
Malah memasuki usia 10 bulan, saat dia sangat senang dan selalu minta titah, tiap mau tidur dia minta pipis ke kamar mandi, merengek minta dilepas pospaknya, begitu juga setelah bangun tidur, dia langsung merangkak minta ke kamar mandi.
Jado, nggak bikin bodo kan??? Anak saya pake diaper sejak bayi malah pinter sendiri tuh...

Alat kelamin lecet
Kulit lecer itu biasanya karena terlalu sering bergesekan dengan bahan kasar, tapi bahan untuk pospak, lembut koq, nggak mempengaruhi lecet atau enggaknya. paling parah yha ruam popok yang sampai lecet, itu biasanya karena ada zat kimia yang tidak cocok untuk kulit si bayi, misalnya bayi A cocok pake Happy Nappy, tapi tidak cocok pake Mamy Poko, atau Bayi B sebaliknya.... hal ini wajar saja koq, tergantung kulit si bayi. Kalo anak saya si, semua jenis pospak cocok.

Tidak sehat dan aman untuk bayi
Memang yang namanya pospak pake bahan pengawt dan bahan kimia lainnya. Kebanyakan ada yang mengalami ruam popok, kalo terjadi demikian, pakela cream untuk ruam popok, kemudian ganti merk pospaknya. Tapi pemakaian pospak kan tidak akan berlangsung bertahun, jadi selama bayi tidak bermasalah dengan pospaknya, insya allah kulit bayi juga bayi akan tetep sehat dan aman menggunakan pospak.

Sepertinya itu dulu share tentang pengalaman saya. Semoga membantu dan bila ada yang merasa artikel ini kurang tepat dengan yang terjadi pada anda, saya mohon maaf, karena artikel ini saya tulis berdasarkan pengalaman saya.

Kelemahan dan Kelebihan Memakai Diaper Cloth

Untuk ibu-ibu yang punya baby pertama memang terkadang merasa repot kalau harus ganti-ganti celana atau popok bayi, berasa risih saat dipipisi, atau bahkan merasa cucian menjadi semakin banyak, gimana enggak, baby pipis dan bajunya ikutan basah, bukan cuma baju si baby, baju ibu juga pasti ikutan basah kalo baby pipis saat dipangku atau di gendong. Repot kan???
Untuk menghindari kerepotan tersebut, banyak diantara ibu-ibu yang memilih menggunakan diaper. Dan ternyata nyaman juga. Tapi bagaimana dengan biayanya,,,
seperi saya ini, sudah 10 bulan saya menggunakan diaper sekali pakai, wah, memang si nyaman dan gak kasihan sama yang nggendong, nggak kena pipis gitu, tapi, dalam sehari harus ganti dua kali, pagi dan sore setelah mandi, belum lagi kalo poop, dan dalam sebulan kurang lebih saya pake 60 buah pospak (popok sekali pakai) yang artinya, tiap bulan saya harus keluar biaya sekitar 150 ribu, belum lagi kebutuhan lainnya, dan selama sepuluh bulan ini, berarti sudah Rp 1.500.000,- habis untuk beli pospak. Ya ampun gak kerasa yha, kalo ditabung kan bisa buat beli yang lain.
Setelah melihat referensi tentang cloth diaper (popok yang bisa dicucui) saya terus mencari info tentang Clody tersebut, antara lain amankah, bikin iritas nggak, trus bocor atau enggak. Dan sebelum mencobanya, pasti saya nggak akan tau jawabannya. Karena di tiap iklan dan jawaban tiap pertanyaan saya terhadap semua produsen pasti jawabnya, aman, sehat, gak bikin iritasi, gak bocor.
Akhirnya, saya beli juga untuk mencoba, saya beli produk yang harganya Rp 85.000,- dengan bahan microfiber. Pertama pemakaian, hmmmmm..... memang nyaman, permukaan kering, tapi untuk pemakaian selanjutnya........
Kedua kalinya saya beli produk yang sama namun harganya beda, yaitu Rp 73.000,- dan ternyata sama dengan yang sebelumnya...
dan terakhir saya beli yang murah aja, yang harga Rp 25.000,- tapi tentunya dengan bahan yang jauh beda, dan yang ini memang jauh beda sama yang lebih mahal. Bocor....
Gimana yha,,,,
yuks kita intip apa saja bahan dari cloth diaper ini, lalu akan saya bandingkan dengan pospak berdasarkan pengalaman saya...

Ini bahan yang saya dapat dari hasil searching di Google:

Bamboo

Merupakan temuan baru yang dapat digunakan sebagai bahan cloth diaper.
Saat ini bamboo sangat populer dalam perlengkapan pakaian bayi.
Bamboo tumbuh tanpa menggunakan bahan kimia atau pestisida.
Memiliki daya serap yang sangat tinggi, anti-bakteri secara natural, dan tidak menyimpan bau.
Sangat lembut dan nyaman terhadap kulit bayi.
Biasa digunakan sebagai lapisan dalam (inner) yang bersentuhan dengan bayi, dan juga sebagai insert karena daya serapnya yang sangat tinggi.
Sebelum penggunaannya, dianjurkan untuk dicuci (pre-wash) lebih dari 6x untuk memastikan daya serap yang maksimal.


Microfleece / fleece

Terbuat dari 100% polyester.
Microfleece dapat menyerap air ke lapisan bawah secara efektif, sehingga dapat menjaga kulit bayi agar terasa tetap kering dan nyaman, walaupun diaper sudah basah.
Biasa dipakai pada permukaan yang bersentuhan langsung dengan kulit bayi, yaitu lapisan dalam (inner) pocket cloth diaper.
Mudah dicuci, cepat kering, dan "stain-resistant"


Microfiber

Terbuat dari kombinasi polyester dan polyamide.
Sifat bahan microfiber mampu menyerap cairan 7x lebih banyak dibandingkan dengan berat kain microfiber tersebut.
Microfiber memiliki sifat cepat kering, dan daya serapnya semakin baik seiring dengan penggunaan.
Hindari kontak langsung microfiber dengan kulit bayi, karena dapat menyebabkan kulit bayi kering.
Biasa digunakan sebagai bahan insert (kain penyerap), yang dimasukkan ke dalam kantung pada pocket cloth diaper, sehingga tidak bersentuhan langsung dengan kulit bayi.


PUL (Polyurethane Laminate)

Pada awalnya dirancang untuk komunitas medis. Kualitas bahan yang lembut, flexible, dan tahan air (water-proof), sangatlah cocok untuk dipakai pada cloth diaper.
Sifat water-proof ini mampu mencegah cairan untuk rembes mengotori pakaian bayi.
Bahan ini biasa digunakan pada lapisan luar (outer) pada pocket cloth diaper dan diaper cover.
Terbuat dari polyester atau kombinasi kapas dan polyester yang dilapisi oleh film polyurethane tipis pada bagian belakangnya.
Tidak seperti plastik biasa (yang tidak memiliki tempat untuk sirkulasi udara), sifat material yang "breathable" menjadi kelebihan dari PUL untuk menjaga agar kulit bayi bisa "bernafas".


Snap (kancing)

Merupakan salah satu material perekat-lipat pada cloth diaper.
Menggunakan bahan plastik sehingga aman buat bayi (tidak seperti bahan metal yang dapat berkarat apabila terkena cairan / pee si kecil).


Velcro (perepet)

Merupakan salah satu material perekat-lipat pada cloth diaper.
Menggunakan bahan velcro (perepet) untuk mempermudah pemakaian cloth diaper pada si kecil, terutama pada anak yang aktif.

Nah, setelah penasaran dan saya pakaikan pada anak saya, ternyata ini kelebihan dan kelemahan memakai Clody menurut opini saya:

KELEBIHAN:
  1. Karena bisa dicuci, maka saya dapat menghentikan kebiasaan saya membeli pospak, dan artinya menghemat pengeluaran, dan bisa ditabung untuk keperluan baby yang lain.
  2. Materialnya cepat kering dan tetap lembut meski sudah di cuci berkali-kali.
  3. Mencucinyapun mudah, tinggal di rendam dulu dalam air, kemudian dikucek, diperes, dikasih sabun dan direndam lagi, kalo mau baunya cepet ilang, bisa pake pengharum, setelah tidak bau pipis, juga bisa disatukan dengan pakaian lain di mesin cuci.
  4. Bahannya tidak mudah rusak, aman untuk di cuci dengan tangan maupun mesin cuci.
  5. Cara pakainya juga cukup mudah saat bayi dibaringkan, tinggal merekatkan atau menempelkan kancingnya.
  6. Saat Cloth Diaper sudah penuh, bahan tidak nampak menggembung seperti saat kita pakai pospak, yang kalo pipisnya sudah penuh pasti menggembung dan melorot.
  7. Tanpa bahan kimia dan pengawet, sehingga bayi bebas iritasi ataupun ruam pada kulit.
KELEMAHAN:
  1. Meskipun daya serapnya tinggi, tapi popok pasti akan tetap bocor dan hal ini sangat tidak nyaman bagi bayi dan penggendongnya.
  2. Pemakaian setelah satu jam akan tercium bau pipis yang menyengat, dan akan semakin terasa bau jika dipkai lebih lama (baunya seperti pipis yang ditampung)
  3. Walaupun sudah ada ukuran bagi bayi masing-masing (S, M, L, XL, XXL) tapi tetap saja tidak sesuai dengan anatomi selangkangan bayi, jadi terkadang kaya diaper kegedean gitu dan menyebabkan selangkangan bayi lebih melebar saat memakai diaper.
  4. Memakaikan diaper dengan perekat atau kancing ini sangat repot saat bayi dalam keadaan aktif, karena sangat repot sekali memaksakan tubuh bayi untuk telentang, atau berdiri untuk menempatkan diaper agar nyaman di tubuh bayi.

Karena baru sekitar sebulan pake cloth diaper ini, mungkin itu dulu kelemahan dan kelebihannya, bila ada tambahan, akan saya postingkan lagi.